MENGENAL TOKOH FILSUF HASSAN HANAFI
Assalamualaikum warohmatullahi Wabarokatuh.
Perkenalkan nama saya, Egi Anwarullah. Mahasiswa BKI Semester 3 di Fakultas Dakwah, UIN SMH BANTEN.
Pada kesempatan kali ini saya akan menulis seberapa jauh saya mengenal tokoh filsuf yang bernama "HASSAN HANAFI".
Sebetulnya saya tidak mengenal siapa Hassan Hanafi itu, saya mengenal beliau setelah saya di beri kan tugas tentang hassan hanafi. Mulailah saya mencari tahu siapa Hassan Hanafi itu, mulai dari buku, internet, bahkan youtube untuk bisa mengenal beliau.
Hassan hanafi adalah salah satu tokoh muslim yang berpengaruh dalam perkembangan kalam modern. Lahir, 13 februari 1935. Di Kairo, dekat benteng Salahudin daerah dekat al-Azhar, Mesir.
Hassan Hanafi yang kecilya mengalami perang dunia dua di Mesir saat itu. Inggris melawan Jerman, saat itu Mesir mendukung Jerman karna Mesir di jajah oleh Inggris.
Mesir kecewa saat Jerman kalah perang. kecintaan Mesir terhadap Merman masih di alami Hassan Hanafi. ketika kuliah di Perancis, Hassan Hanafi masih jatuh cinta sama Jerman bahkan pernah suka sama wanita Jerman walaupun tidak jadi.
Buku pertama Hassan Hanafi adalah Jerman dan Arab, ada kesan didalamnya orang-orang Arab berharap pada Jerman saat perang melawan Inggris walaupun kalah perang.
Sejak kecil Hassan Hanafi sudah ikut demo, pada saat umur 13 tahun Hassan Hanafi daftar perang tapi ditolak karna masih belum cukup umur. Pada waktu perang Swiss Hassan Hanafi daftar lagi, Hassan Hanafi ikut perang bagian ekspedisi. Beliau juga sempat masuk ikhwanul muslimin dan mengidolakan Hasan al-Banad, yang dikenal siangnya pejuang malamnya kyai, jadi ulama besar sekaligus pejuang.
Begitu kuliah di Perancis barulah beliau kenal filsafat, hobinya Hassan Hanafi dua filsafat dan musik. Ketika masih baru menjadi mahasiswa beliau sering belajar keduanya dan pernah sampai kecapean dan sakit lumpuh, akhirnya beliau memilih salah satu diantaranya. Beliau memilih filsuf dan pilihannya tepat. Kalau beliau memilih ngeband mungkin sekarang tidak akan saya tulis dan mungkin juga susah terkenal. Ternyata dalam filsafat penuh dengan estetika estetika dan keindahan itu menurut Hassan Hanafi.
Hassan Hanafi punya proyek besar tentang bagaimana cara muhafadzah 'alal qodim dan cara kita al-ahdju bil jadid. Umat sering keliru bagaimana menjaga yang lama dan mengambil yang baru. Ada jargon Hasan Hanafi yang terkenal yaitu minal aqidah ilal sauro yang artinya dari akidah menuju revolusi, yang dijadikan judul buku.
Karna beliau revolusioner untuk belajar tentang Hassan Hanafi harus dipahami apa itu turos. Turos satu akar kata dengan waris. Turos itu seperti epistem, jalan berpikir, yang diwariskan oleh generasi lama, fokusnya menjaga turos, biasanya generasi baru yang mewarisi generasi lama melakukan beberapa adaptasi. jadi turos itu barang hidup, jangan di kira kita mazhab syafi'i, bersyafi'i yang kita hidupkan saat ini, itu pasti ada adaptasi-adaptasi tidak sama persis kaya syafi'i jaman dulu.
Jadi, turos itu merupakan elemen budaya,kesadaran berpikir, potensi yang hidup yang nanti akan di wariskan kepada generasi selanjutnya. kita dapat ilmu dari guru kita, guru kita dapat ilmu dari gurunya, nanti kita ajarkan juga ke murui-murid kita. itulah turos, sipatnya hidup.
Komentar
Posting Komentar