ANALISIS FILM AL-GHAZALI
Assalamualaikum wr.wb
Saya adalah mahasiswa BKI semester 2 di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten,saya akan menulis penjelasan baik dan buruknya film Al Ghazali yang sudah saya tonton untuk memenuhi tugas ke 5 matakuliah filsafat umum.
Sebetulnya saya tidak tau ingin menulis apa tentang Al Ghazali di film itu karna saya sudah 3 kali menonton dan saya belum juga paham isi tentang film itu,mungkin saya akan lebih mengerti jika di ceritakan langsung,karna di film itu ada sebuah pencerita dan juga kisahnya langsung dan itu membuat saya bingung mulai dari mana saya harus menulisnya.
Di sini saya akan menceritakan pengalaman saya setelah menonton film Al Ghazali,walaupun saya sudah 3 kali menonton tapi saya masih kurang paham dengan film tersebut, karna film ini menurut saya tidak mudah di phami meski berulang ulang menontonnya,akhirnya sedikit demi sedikit mulai di pahami.
Film ini berkisah tentang Al Ghazali yang mengabdikan hidupnya untuk menyelidiki rahasia Tuhan,perjalanan hidup Al Ghazali sejak dari muda sekali,sudah mengarungi samudra yang sangat dalam.
Al Ghazali mempunyai seorang ayah yang sholeh ,sufi menjaga hati dan tangannya untuk melakukan yang halal,sebelum beliau meninggal,beliau berwasiat kepada temanya yang sholeh juga sufi untuma k menjaga putranya yang bernama Abu Hamid Al Ghazali sama saudaranya yang bernama Ahmad Al Ghazali,Al Ghazali dan adiknya ditinggalkan wafat oleh ayahnya pada usia 7 tahun.Setelah itu Al Ghazali dan adiknya tinggal di rumah teman ayahnya yang sudah ayahnya wasiatkan .
pada film ini di jelaskan oleh T.J.Winter Lecturer,Islamic studies,Cambridge Univesrsity bahwa kurasan di perkirakan tempat paling produktif di wilayah tengah islam saat itu.
Jadi saat itu,kurasan memang jantung intelektualitas islam dan gegap gempita kehidupan muslim periode itu.
Menurut saya di film ini banyak sifat sifat Al Ghazali.Misalnya tidak pernah puas dengan ilmu,dia selalu ingin tau dengan ilmu ilmu jadi,jangan pernah kita merasa bangga dengan ilmu yang kita miliki,rajin membaca buku,sebagai mahasiswa kita harus banyak banyak membaca buku agar pengetahuan kita semakin banyak.
Dosen saya pernah berkata ''membaca lah maka engkau akan hidup,menulislah maka engkau takan mati''.Ahmad fadil
Di dalam film ini juga ada sisi negatif nya contohnya Al Ghazali manusia susah di sadarkan,kalo di ingatkan dia akan membantah sebab dia merasa lebih tau orang seperti itu paling susah di cari kebaikannya.Mungkin itu penjelasan film Al Ghazali atau THE Alchemist of happines.Semoga saya tidak salah paham tentang film ini kurang ebih nya mohon maaf dan di ma'lumi karna saya masih dalam proses pembelajaran.
Wassalam.
Komentar
Posting Komentar