ANALISIS TENTANG FILM AGORA
Assalamualaikum WR.WB 
Nama saya egi anwarullah saya mahasiswa BKI semester 2 Di kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Saya akan menulis sedikitnya tentang film agora yang sudah saya tonton untuk memenuhi tugas ke empat mata kuliah filsafat umum disini menceritakan kerajaan romawi yang di ambang kehancuran Alexandria salahsatu provinsi mesir yang masih mempertahankan Kejayaan nya. Marcusuar legendaris dan perpustakaan terbesar di dunia. perputakaan itu bukan saja simbol budaya tetapi juga simbol agama, tempat dimana penyembah berhala berdoa untuk dewa-dewa kuno. penyembah berhala di terima dikota sekarang tertentang oleh keyakinan umat yahudi. dan agama itu menyebar sangat cepat, sampai akhirnya dilarang oleh kristen. 

berapa banyak orang bodoh yang bertanya pada diri mereka sendiri, mengapa bintang tidak jatuh dari angkasa tapi kalian yang sudah dapat kebijaksanaan kalian tahu bahwa bintang tidak bergerak ke atas atau ke bawah mereka berputar dari timur ke barat mengikuti paling sempurna yang pernah ada yaitu lingkaran karena lingkaran berkuasa kesurga, bintang tidak akan pernah jatuh, tapi bagai mana dengan bumi ? itulah pembukaan atau prolog di film agora

film ini berkisah tentang hypatia, seorang pemikir matematika dan filsafat yang hidup di alexandria, mesir pada tahun 370 M. ada kesan yang di timbulkan pada film agora tersebut.

Film agora ini di awali dengan kekisruhan di sebuah agora di kota alexandria di tempat tersebut terjadi perdebatan antara pemeluk kristen melawan pemeluk agama lama yunani tentang persoalan ketuhanan. film agora di akhiri dengan peristiwa tewasnya hypatia di tangan orang orang kristen tanpa proses pengadilan. di film ini pembunuhan terhadap hypatia dilakukan oleh sekelompok parabalani yang merupakan relawan kristen.

kesan yang di timbulkan oleh film agora masih di dalam bingkai yang serupa dengan sosok hypatia dan peristiwa yang terjadi pada hypatia. hypatia di tempatkan sebagai pejuang kebebasan berpikir dan  berlatar belakang pertarungan rasionalitas filsafat melawan dogma agama.

kematian hypatia merupakan peristiwa persilangan antara persoalan pertarun gan pemikiran filsafat dan agama, persoalan politik kekuasaan, dan persoalan sosial ekonomi masyarakat. namun film agora menempatkan fokus penonton film berada pada pertentangan seputar filsafat dan agama, serta sepuitar politik kekuasaan. dan kurang mengeksplorasi keadaan soasial ekonomi dan psiko sosial masyarakat alexandria saat itu.

jika saya memiliki pemikiran negatif pada agama kristen setelah menonton film agora, maka pemikiran negatif tersebut berasal dari kesan tentang sewenang-wenagan orang-orang kristen terhadap seorang filosof wanita yunani di film agora. titik tekan analisa ini ada pada kontradiksi antara agama kristen melawan filsafat, serta antara agama kristen melawan agama yunani. sebab utama segala kekacauan yang terjadi di alexandria dianggap bersal dari pertentangan-pertentangan antara filsafat yunani, agama yunani, serta agama ibrohimik (kristen dan yahudi). pendapat ini sebenarnya mengulangi anggapan-anggapan penguasaan roma lama non kristen bahwa umat kristen adalah penyebab kekacauan di wilayah roma. anggapan penguasaan roma lama non kristen ini mengembalikan fakta bahwa kekacauan yang terjadi di roma juga memiliki akar pada kondisi sosial, ekonomi masyarakat klas bawah.


Komentar